allex's posts with tag: sore

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag sore

Rasa penasaran atas kesuksesan launching mereka di PPHUI beberapa waktu lalu membuat saya kembali datang ke acara bertema sama yang diselenggarakan di hometown saya, Bandung. Selain itu, sudah lama juga saya tidak menonton live musik bersama teman2 di bandung (ini bohong, padahal baru seminggu sebelumnya nonton radio dept. di bandung).

Memborong selusin tiket yang didistribusikan dengan baik pada teman2. Ada dua tiket yang tidak jadi dipakai karena teman saya mendadak tidak bisa datang, tapi tiket tersebut masih bisa dijual di venue. lumayan lah, teu rugi.

Satu jam sebelum acara dimulai turun hujan deras. Walaupun saya nongkring di kampus tempat saya kuliah dulu yang jaraknya sangat dekat dengan Opulence, tetap saja saya harus berbasah2 untuk mencapai lokasi saking derasnya hujan. Untung aja dandanan saya tidak luntur jadi masih bisa mencapai lokasi dalam keadaan kasep wal afiat (yakk.. satu pisau melesat hampir mengenai kepala..).

Tim nonton bareng SORE malam itu adalah Saya, Aa Dado, Ersa dan "hihiyynya", Nana qiut dan 3 barayanya (baraya means sodara.. bukan travel..).. ada juga kuya soni, mang aries dan calon, dan bintang tamu Risa Saraswati yang sempet mampir buat poto bersama.. (hihiyy lagii..:p). Ada juga Lutfi Elemental Gaze yg dateng sendiri dan Ciwi yg dateng bareng ganknya, tidak ketinggalan Om Uji dan juga Boit yang dateng bersama ganknya. Sangat menyenangkan klo dateng ke acara bersama orang2 yang kita kenal. Sepertinya lebih asik klo dateng bersama lawan jenis yang kita sayangi.. tapi apa daya..

Sebelum curhat saya semakin menjadi2 baiklah, kita masuk ke dalam. Melihat set panggung yang minimalis, akustik ruangan dan miskinnya cahaya di venue saya mulai curiga kalau soundnya tidak akan sehebat launching SORE di PPHUI dan saya akan mengalami masalah besar dalam memotret mereka.

Dan kecurigaan saya menjadi kenyataan. Walaupun untuk masalah sound saya masih bisa mentolerir dan menikmati acara, namun untuk hasil foto saya hampir nangis darah kalo saya gagal menahan diri untuk menusukkan dua jari ini ke mata saya.. terlalu banyak menggunakan blitz malah membuat hasil potonya jadi seperti panggung tujuh belasan.. jadi kurang nyeni ceuk guru kesenian saya mah.. tapi kalo tidak senjata saya mentok.. gak bisa ngambil gambar dengan bagus.. jadina pararoek (sambil melirik iri pada kamera Nikon D80 yang pake blitz lengkap dan lensa tele yang harganya lebih mahal dari kameranya itu sendiri).

Band pembuka malam itu adalah Cascade, salah satu finalis LA Indiefest 2007 yang tampil dengan lagunya. Akhirnya setelah tiga kali gagal menonton Cascade malam itu bisa kesampean juga. Walaupun saya belum kenal lagu2 mereka tapi saya bisa langsung satu frekuensi dengan lagu2 mereka. Diantos launching albumnya.

Wokeh, tepuk tangan meriah mengakhiri penampilan Cascade dan penonton pun beristirahat sejenak sambil menantikan penampilan SORE. Sambil melihat kru memasang peralatan saya mencari posisi enak di depan panggung yang ketika saya duduk langsung disambut dengan kukulutus oleh seorang gadis yang pandangannya mungkin bakal terhalang oleh saya. Punten nya neng, tapi bijimane atuh, itu tempat kosong. Kalo saya nyele2 sih boleh marah lah, apalagi kalo sampai melakukan pelecehan seksual, boleh seret saya ke pengadilan.

Satu persatu personil memasuki panggung. Additional player tidak sebanyak kesebelasan sepakbola, hanya tiga orang trio sepak takraw saja, yaitu seorang peniup flute, satu pada saxophone dan satu lagi pada programming dan multi instrument. SORE langsung menggebrak dengan Bogor Biru dan Vrijeman, wala yang sama dengan launching di Jakarta. Kemudian urutan lagu2 berikutnya sedikit berbeda. Lagu ketiga adalah Come by Sanjurou disusul oleh Layu. entah kerena venue yang kecil atau penonton yang memang antusias saya cukup kaget ketika mendengar sebagian besar audience hapal dengan lagu2 di album kedua ini, padahal cdnya belum ada sebulan dilaunching. Apakah animo yang bagus atau karena mp3 bajakannya sudah lama beredar, entahlah, yang pasti saya mematikan kamera dan ikut bertepuk tangan ketika intro lagu Layu dimulai..

LAgu berikut yang dimainkan adalah In 1997 The Bullet was Shy. Sebuah lagu yang mendayu2 dan sedikit menurun tempo sebelum mereka kembali menggebrak dengan lagu merintih perih. Panggung yang kecil membawa sedikit keuntungan buat saya yang duduk didekat mereka. Saya bisa lebih memperhatikan bagaimana mereka bermain, bagaimana mereka berkomunikasi dan saling menyesuaikan pada setiap lagu. Untuk panggung seperti itu bantuan tiga orang additional sudah cukup untuk lebih menghidupkan musik SORE.

Senyum dari selatan menjadi lagu berikutnya, sebuah lagu tentang cinta kepada seseorang yang telah menjadi milik orang lain.. bukan jodo itu pedih jenderal.. tapi apa mau dikata, cari saja jodoh yang lain. DI lanjut dengan 400 elegi, salah satu lagu pada album ini yang butuh waktu lama untuk saya cerna..

Kembali SORE menurunkan tempo dengan membawakan lagu Apatis Ria dan Karolina. Para penonton ikut bernyanyi bersama. Setelah ini barulah single pertama dimainkan, apalagi kalau bukan Essensimo, suasana kembali menjadi hangat dan semakin hangat ketika lagu Setengah Lima diperdengarkan.

Mungkin saya sedikit miss mengenai urutan yang satu ini, yaitu ketika SORE kembali mendatangkan Bapak Rio Dalimonthee, dari The Pacifics dan The Timebreakers yang malam itu kalo gak salah tampil membawakan dua lagu Rock n Roll, satu dari Elvis satu lagi gak tau dari siapa. Malam itu beliau tampil bersama David Tarigan dari Aksara Records dan sebagian personel SORE.

Ernestito mengakhiri seluruh lagu pada album kedua ini. Dan seperti biasa, dua bonus lagu untuk semua. Tidak ada aksi turun panggung dan menunggu penonton berteriak we want more karena jalur masuk panggung yang harus melewati penonton dan bakal terkesan garing kalo mereka pake acara seperti itu. Dua lagu yang sama dengan launching terdahulu, Pergi tanpa Pesan dan No Fruits For Today..

Secara umum saya tetap puas dengan acara malam itu. apalagi saat acara selesai waktu belum menunjukkan pukul sebelas sehingga masih ada cukup waktu untuk mencari makan sebelum rasa kantuk menyerang dan alfred memanggil saya untuk kembali ke batcave..

Sekali lagi selamat untuk SORE.. what a nice weekend again.. dan sebagai oleh2 inilah foto2nya.. see you on the next gigs..



Siang hari yang membosankan dengan segala rutinitas kantor yang itu2 saja sedikit terobati karena malam nanti akan ada acara yang penting dalam petualangan saya menonton pertunjukan band2 yang saya suka..

Jam 5 saya tenggo dari kantor dan langsung menuju venue.. syukurlah kopaja 66 datang tepat waktu dengan bangku yang masih kosong, lalu sedikit macet di sudirman dan gatsu dan akhirnya saya terbangun saat kopaja berada beberapa meter dari halte pasfes. di pasfes saya langsung solat mahrib dan kebetulan sekali bertemu dengan teman2 waktu sma dulu. sesudah ngobrol2 sebentar saya pamit dan menuju pphui. seperti biasa, disana saya kembali berjumpa dengan wajah2 familiar, para pemuda-pemudi dari sebuah organisasi tanpa bentuk yang selalu menyempatkan diri untuk hadir dalam acara2 seperti ini..

tim nonton kali ini ada yearry, yudi bo, lutfi elemental gaze, firza (tapi cabs sblm acara mulai.. ada urusan mendadak) dan oxal.. ada juga uji yang jauh2 dateng dari bandung bawa merchandise sore.. jumpa juga dengan satria ramadhan dan teman2 lainnya yg belum kenal.. kenalannya next time, maybe..

alat motretnya masih kamdig olympus jadul nan boros itu. sedikit minder saat bersanding dengan nikon2 dslr wartawan dan para penggemar fotografi, tapi dipikir2 siapa juga yang merhatiin.. daripada geer gak jelas mending hajar bleh aja lah..

pukul 8 lebih acara dimulai.. satu persatu personil mini orchestra masuk.. yang saya tau ada ricky dan mela dari whiteshoes and the couple company, walaupun sisanya masih asing buat saya tapi permainan mereka semua betul-betul patut mendapat acungan jempol. para personel sore pun satu persatu naik keatas panggung dan.. Pertunjukkan dimulai!! saya duduk dibangku paling depan sebelah kiri.. masih cukup untuk melihat panggung secara keseluruhan. hanya butuh sekali salto dan sekali ngesot untuk mencapai panggung..

Dibuka dengan manis dengan lagu Bogor Biru, disusul oleh Vrijeman dan Apatis Ria yang dinyanyikan oleh Ade membuai penonton kedalam suasana yang nyaman dan tenteram.. yah setidaknnya buat saya yang ikut kasak kusuk cari posisi buat motret di tiga lagu pertama masih bisa menikmati lagu2 yang dibawakan. setelah lagu come by sanjurou kalo gak salah, teman2 dari media harus berhenti mengambil foto dan keluar dari panggung, entah untuk alasan apa, tapi aturan dari panitia seperti itu.. sayang sekali karena lagu yang dimainkan setelah itu adalah essensimo, lagu yang sudah sering dibawakan di gigs2 sebelum album ini dibuat.. walaupun diluar disediakan big screen tetep aja nontonnya gak akan puas, soalnya live show ada dibalik pintu..

saya kagum dengan keseimbangan di band ini.. semua personil bisa menyanyi dan instrumen yang dimainkan bisa saling mengisi dengan rapi. didukung sound yang cukup prima malam itu (standar dunhill dimension) backing vokal, satu additional player serta mini orchestra yang dipuji sebagai dream team oleh sang bassist yang malam itu tampil elegan kalo kata reporter bola mah, awan garnida. ade dan echa pada gitar yang saling mengisi, sentuhan apik mondo pada keyboard dan bemby yang tampil mantap dibalik drum-set. kedua nama terakhir ini pun ternyata bisa menjadi conductor untuk mini orchestra ini.. rasanya gak berlebihan kalo saya bilang band ini merupakan perpaduan talenta yang hebat, dan takdirlah yang mempertemukan mereka dalam sore..

setelah layu dan in 1997 the bullet was shy peluit panjang ditiup oleh wasit tanda babak pertama usai.. diakhiri oleh aksi (pura-pura) bunuh diri echa yang sesuai dengan tema lagu ini (mungkin.. soalnya saya belum tau liriknya..:p). semua personel meninggalkan panggung diikuti oleh musisi pendukung dan juga penonton.. ya ikutan break juga lah.. ngapain nongkring di panggung yang kosong begitu, mending pipis ke toilet ato mejeng dulu di luar..

sesi kedua dibuka dengan salah satu lagu favorit saya di album ini.. merintih perih yang langsung mengembalikan mood penonton yang sempat turun karena break.lagu berikutnya adalah 400 elegi dan senyum dari selatan. live show memang benar2 membantu akselerasi saya untuk menyukai lagu2 sebuah band.. tidak terkecuali sore.. dua lagu ini sebelumnya belum menarik perhatian saya, tapi setelah mendengar langsung ternyata mantap..

Karolina yang mendayu-dayu menyusul di urutan berikutnya.. dibawakan dengan lembut oleh mondo. single pertama album ini akhirnya dinyanykan. ya, apalagi kalau bukan setengah lima.. dan semua pun bernyanyi.. "mati surii di tamaan..".

setelah memperkenalkan semua yang tampil malam itu, sore juga memanggil ke atas panggung salah seorang undangan spesial.. legenda hidup yang dengan sangat menyesal saya lupa lagi namanya. somebody please help me.. kacaw.. kok bisa lupa ya.. padahal waktu si yearry nanya saya bisa jawab dengan bener.. si bapak itu termasuk sesepuh rock n roll. saya singkat aja bagian ini soalnya malu.. lupa.. yang pasti beliau mendapatkan standing applause dari penonton yang hadir dan sempat juga mempertontonkan kebolehannya.

lagu terakhir yang dimainkan dari album ini adalah ernestito, OST quickie express. seperti yang sudah diduga lampu dimatikan, penonton berteriak minta sore untuk manggung lagi, dan dua lagu tambahan dari album terdahulu dibawakan, yaitu pergi tanpa pesan dan no fruits for today.. lagu terakhir ini dinyanyikan bersama dengan antusias oleh seluruh penonton..

pertunjukkan usai.. saya pulang seperti anak kecil yang puas setelah mendapatkan mainan kesukaannya.. selamat dan sukses buat sore, semoga pertunjukkan berikutnya di bandung bisa sebagus pertunjukkan disini.. kalau ada kesempatan dtanggal 3 mei saya juga mau ikut nonton lagi.. wahai barudak.. siap2 rebutan tiket yahatau siap2 menangis karena tiketnya sold out.... hahaha..

c u next week.. Ya Alloh, udah jam dua kurang dan saya belum packing cucian kotor buat dibawa mudik.. besok masi ngantor pula.. arrgghh.. yuk ah..

Info tambahan dari quietones:
Bapak2 itu namanya Rio Dalimonthee, dari The Pacifics dan The Timebreakers. Mereka bawain "Hound Dog"-nya Elvis Presley.

Thanks infonya..

EventSore - Ports Of Lima Concerts (Launching Bandung)Apr 13, '08 11:34 AM
for everyone
Start:     May 3, '08 7:00p
End:     May 3, '08 11:00p
Location:     Opulence Lounge, Jl Ir. H. Juanda Bandung
SORE Concert
Album Ports of Lima

DUNHILL DIMENSIONS
Presents

Konser Peluncuran Album Ports of Lima
SORE

JAKARTA
KAMIS, 24 APRIL 2008 Jam 19.00
Usmar Ismail Hall
Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI)
Jl. H.R. Rasuna Said kav. C-22, Kuningan


BANDUNG
SABTU, 3 MEI 2008 Jam 19.00
Opulence Lounge
Jl. Ir. Juanda (Dago)


TIKET TERSEDIA DALAM JUMLAH TERBATAS.
KONSER JAKARTA : Rp. 15.000,-
KONSER BANDUNG : Rp. 10.000,-


Tiket dapat diperoleh mulai tanggal 10 April 2008 (berupa voucher yang nantinya akan ditukarkan dengan tiket asli pada tanggal 21 April 2008 di tempat-tempat pembelian) di:

BANDUNG : Monikhouse, Jl. Setiabudi 56, Bandung
JAKARTA : Aksara Bookstore Kemang, Aksara Bookstore Plaza Indonesia, Aksara Bookstore Cilandak Town Square


Ini sambungan dari postingan sebelumnya.. Setelah penampilan mocca, kini giliran sore yang tampil.. sebenernya ini pertama kali saya liat live-nya sore.. semua pertunjukkan mereka yang lain saya lewatkan karena jadwal yang gak jodo.. rekomendasi teman2 juga bermacam2.. ada yang bilang mantap, po.. tapi ada juga yang bilang livenya kurang bagus.. well, adanya silang pendapat malah membuat saya makin penasaran.. sambil menunggu persiapan mereka, dua mc yang memandu acara ini mengadakan acara ramah tamah dengan penonton yang hadir.. kuis2 seputar sore dengan hadiah yang lumayan pun bertebaran..

nama band ini kadang2 menimbulkan kesalahpahaman antara saya dan teman2.. teman2 yang belum mengenal band ini tentunya.. ketika saya ajak "hoi.. urang nonton sore yuk engke peuting.. (hoi, kita nonton sore yuk nanti malam..)" mereka mengeryitkan dahi dan menjawab.. "Nu baleg Lex.. nontona sore atawa peuting..? (Yang bener Lex, nontonnya sore apa malam?)".. yah setelah dijelaskan barulah mereka manggut2..

ok.. sekarang para personil sore memasuki panggung satu persatu.. Bemby pada drum (juga dikenal sebagai drummer-nya Lain), Mondo pada keyboards, dan duo gitar serta bas yang dimainkan kidal oleh echa, ade dan "sir" awan.. Penampilan mereka dibantu oleh seorang peniup saxophone.. namanya lupa.. apa gak dikenalin juga gitu ya..

Lagu pembuka pada malam itu adalah Bebas. para penonton yang sepertinya memang sudah mengenal lagu2 sore langsung merapat ke panggung dan ikut bernyanyi.. Sebuah kejutan setelah lagu ini, Sore mengundang seorang vokalis dari band yang penampilannya selalu ditunggu oleh penggemarnya-tentu saja..:D- yak, siapa lagi kalau bukan Cholil Efek Rumah Kaca yang menyanyikan lagu mata berdebu. setelah big applause untuk Cholil suasana semakin hangat dengan lagu somos libres.. sebuah lagu yang memperkenalkan saya pada band ini. turn the camera off and sing together..

berturut-turut tiga lagu dari album terbaru Sore juga tidak lupa diperdengarkan malam itu.. yaitu merintih perih, essensimo dan in 1997 the bullet was shy.. lagu aku menjadi penutup sesi pertama, dan jeda waktu yang ada digunakan untuk pemutaran videoklip sore yang terbaru..

kembali ke panggung sore membawakan lagu OST quicky express.. ernestito.. kemudian disusul oleh lihat, pergi tanpa pesan, dan setengah 5.. kejutan kedua dari sore adalah ketika mereka membawakan lagu smashing pumpkins.. 1979.. saya suka versi mereka.. show pun terus go on dengan lagu etalase dan funk the hole.. kemudian dengan gaya klasik pura2 udahan mereka meninggalkan panggung.. penonton pun spontan teriak2 we want more.. dan sore pun kembali ke panggung dengan satu lagu terakhir.. no fruits for today.. ini juga salah satu lagu favorit saya di album centralismo.. microphone diarahkan ke penonton dan semua bernyanyi bersama.. "i love you and you love me, we're gonna make a big family......"

Mini concert ini berakhir dengan cukup memuaskan.. saya sangat puas dengan penampilan mocca dan sore malam itu.. sedikit gangguan pada sound sore di beberapa lagu sempat membuat saya sedikit mengernyitkan dahi.. argh.. what a damn noise.. sore pun sedikit merasa terganggu dengan hal ini.. but that's live performance dude.. semuanya bisa saja terjadi..

kalo ada yang curiga mengapa saya hapal seluruh set list yang mereka mainkan, ini memang karena setelah mereka selesai main saya naik ke panggung dan nyomot set list dari keyboardnya mondo.. sedikit calutak* memang.. tapi daripada dibuang mendingan saya embat aja..

that's all for today.. see you in next gigs..

*calutak=tidak sopan.

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help